Aku dan Alfath
Jika suatu saat nanti kau menemukan tulisan ini. Jujur, aku lebih tentram membersamai tumbuh kembangmu di rumah. Namun, terkadang kita harus berdamai dengan keadaan untuk kebaikan bersama. Ketika aku memutuskan untuk merangkap sebagai working mom, setiap sebelum berangkat, aku memintamu untuk mengecup pipi dan keningku. Berharap, kamu menginjinkanku untuk pergi beberapa waktu. Berharap kecupan itu menjadi penyemangat kita dalam melewati waktu yang terasa berjalan perlahan. Berharap kecupan itu menguatkan selalu bonding antara kita. Berharap kamu selalu dapat merasakan bahwa aku mencintai dan menyanyangimu. Berharap kamu akan bersikap menjadi anak sholeh dan manis selama bersama murabbiyah. Dan ketika kau melambaikan tangan di halaman rumah, aku selalu berdo'a...menitipkanmu pada Dzat yang Maha Memelihara dan Maha Melindungi. Karena hanya itulah yang membuatku tenang. Terkadang lambaian itu dibarengi dengan mata berkaca-kaca atau wajah yang ditekuk. Kita akan melew...